Sehingga hanya dihidangkan di acara spesial saja, seperti Idul Fitri.
Sering pula dijadikan sebagai panganan penyambutan tamu atau dalam acara pernikahan.
Baca Juga: Weekend Lebih Seru di Dongeng Therace Garut, Spot Asyik Buat Sunset-an
Bahan utama meuseukat adalah buah nanas dicampur air jeruk. Serta tepung terigu, mentega, dan air.
Penggunaan tepung terigu membuat warna dodol ini berwarna putih kekuningan.
Dodol dibentuk pada cetakan bulan dan diberi hiasan ukuran sehingga terlihat cantik.
3. Galamai
Sumatra Barat punya dodol dengan nama galamai atau sering juga disebut kalamai.
Aslinya dari Payahkumbuh tapi bisa ditemui di Padang dan beberapa kota di Sumatra Barat lainnya.
Camilan manis ini terbuat dari beras ketan, gula aren dan santan.
Baca Juga: Bukit Paralayang Watugupit, Spot Terbaik untuk Menikmati Sunset di Yogyakarta
Setelah matang dibentuk bujur sangkar lalu dibungkus daun pisang atau plastik.
Dulunya galamai hanya disajikaan di acara spesial.
Sekarang dodol ini bisa dibeli kapan saja di sejumlah toko oleh-oleh.
Baca Juga: Kapan Jadwal Dieng Culture Festival 2025? Ternyata Cuma Digelar 2 Hari Saja di Akhir Agustus!