ragam

4 Restoran Tertua di Tokyo, Ada yang Menjadi Pelopor Kuliner yang Sekarang Begitu Identik dengan Jepang

Rabu, 30 Juli 2025 | 18:30 WIB
Restoran Toyoda di distrik Nihonbashi, Tokyo, Jepang, berdiri sejak 1863. (Tangkapan layar: Youtube - Nihonbashi Toyoda/@JapanbyFood)

Kabar BUMN - Dulunya bernama Edo, kota Tokyo, Jepang, sejatinya telah berdiri sejak abad ke-12.

Nama Tokyo digunakan sejak 1868, saat dinobatkan sebagai ibu kota Jepang, menggantikan Kyoto.

Dengan usianya tersebut, tidak heran bila di Tokyo terdapat restoran tua yang melegenda.

Bahkan ada restoran yang umurnya lebih dari 200 tahun.

Baca Juga: Kuliner Banjarnegara, Jawa Tengah, Selain Dawet Ayu, Satu Lagi Sudah Cukup Populer Hingga ke Jakarta

1. Restoran Toyoda
Restoran ini berlokasi di distrik Nihonbashi. Berdiri sejak 1863, restoran sekarang dioperasikan generasi kelima.

Restoran ini berkonsep kappo, yakni semua bahan dipotong dan dimasak di depan tamu.

Itu untuk memperlihatkan kesegaran dan keautentikan bahan dan menu.

Baca Juga: Menelusuri Daya Tarik Coban Ciblungan, Perpaduan Dua Aliran dalam Satu Destinasi

Ukuran restorannya kecil dan sangat intim. Antara tamu dan koki bisa berinteraksi dengan akrab.

Menu yang ditawarkan kaiseki atau fine dining ala Jepang yang terdiri atas beberapa jenis makanan.

Menu favoritnya grill fugu, wagyu dan tempura. Tersedia juga sushi dengan gaya omakase.

Baca Juga: Tempat Wisata Alam di Banjarnegara dengan Pemandangan Indah dan Udara Dingin

Menu sushi yang disediakan di Jyanoichi Honten bergaya Edo. (jpneazy.com)

2. Jyanoichi Honten
Restoran yang berdiri tahun 1889 ini awalnya restoran sushi yang berjualannya di kaki lima.

Menu sushi yang disediakan bergaya Edo. Konsep penyajiannya model omakase.

Halaman:

Tags

Terkini