Ini tradisi untuk mengucapkan syukur atas hasil bumi serta memohon berkat dan keselamatan kepada Tuhan.
Upacara larung sesaji biasanya dilakukan pada bulan Suro atau Syawal atau momen penting.
Baca Juga: 4 Ruang Terbuka Hijau di Singapura yang Banyak Dituju untuk Area Trekking
Sesaji yang dilarung berupai makanan seperti tumpeng, ingkung, dan juga hasil bumi.
Sesaji dibawa secara iring-iringan oleh masyarakat setempat sehingga menjadi pemandangan yang menarik.
Beberapa lokasi larung sesaji antara lain Pantai Parangkusumo di Yogyakarta, Pantai Tambakrejo di Blitar, dan banyak lagi.
Baca Juga: Menikmati Camping Praktis di Tawangmangu, Bisa Bawa Kendaraan Sampai Tenda
3. Grebeg
Tradisi grebeg merupakan perayaan yang dilakukan di lingkungan keraton, baik di Yogyakarta atau Solo.
Ini bentuk ucapan syukur atau berkat yang diberikan pada Tuhan.
Ada beberapa kali perayaan grebeg, yaitu Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulud Nabi Muhammad.
Baca Juga: Makanan yang Wajib Dikonsumsi Sebelum Trekking atau Mendaki Gunung untuk Menghindari Lemas
Pada acara grebeg ini akan ada arak-arakan gunungan yang dipenuhi makanan dan hasil bumi.
Setelah gunungan didoakan dan diarak, masyarakat bisa mengambil makanan di gunungan.
Konon makanan dari gunungan ini membawa berkat. Karena itu juga sering diperebutkan banyak orang.