4 Upacara Adat Masyarakat Jawa yang Masih Dijalankan Secara Turun-menurun Karena Faktor Budaya dan Tradisi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:20 WIB
Upacara adat larung sesaji biasa dilakukan masyarakat pesisir pada bulan Suro atau Syawal atau momen penting. (kkp.go.id)
Upacara adat larung sesaji biasa dilakukan masyarakat pesisir pada bulan Suro atau Syawal atau momen penting. (kkp.go.id)

Tradisi grebeg ditunggu-tunggu tidak hanya oleh masyarakat setempat tetapi juga wisatawan.

Baca Juga: Diawali Ketidaksengajaaan, Desa Wisata Gerabah Kasongan Justru Tidak Lekang Dimakan Waktu

4. Yadnya Kasada
Upacara adat ini dilakukan Suku Tengger di Gunung Bromo, Jawa Timur.

Yadnya Kasada merupakan ucapan syukur pada Sang Hayang Widhi (Tuhan yang Maha Esa) dan para leluhur.

Pada upacara ini masyarakat akan melemparkan sesaji ke dalam kawah Gunung Bromo.

Baca Juga: Telaga Batu, Permata Tersembunyi di Jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Sesajinya biasanya dalam bentuk hasil bumi dan hewan ternak.

Upacara Yadnya Kasada dilaksanakan setiap bulan Kasada sesuai kalender Tengger.

Biasanya sekitar bulan Juni dan Juli pada saat bulan purnama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini