ragam

4 Gua Jepang yang Bisa Dijelajahi untuk Wisata, Menyisakan Cerita Kelam di Masa Lalu

Senin, 29 Desember 2025 | 08:30 WIB
Gua Sentonorejo di Dusun Blambangan, Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta, dibangun di kaki bukit. (sewamobiljogja.id)

Kabar BUMN - Meskipun masa kependudukannya terbilang singkat, penjajah Jepang sempat membuat gua-gua untuk keperluan perang.

Gua Jepang dibangun romusha atau rakyat Indonesia yang bekerja secara paksa.

Gua ini memanfaatkan bukit atau gunung yang digali menjadi lorong-lorong panjang dan ruang rahasia.

Saat ini gua Jepang sudah tidak lagi digunakan dan menjadi saksi sejarah.

Baca Juga: Rayakan Tahun Baru di Rumah, Rekomendasi Kegiatan Bersama Keluarga yang Dijamin Seru

Lubang Jepang
Gua ini berada di Bukittingi. Tepatnya di Taman Panorama Ngarai Sianok.

Lubang Jepang ini terowongan sekaligus bunker untuk perlindungan tentara Jepang.

Difungsikan untuk tempat perlindungan, gua dibangun Maret - Juni 1944 melibatkan 50-100 orang.

Baca Juga: 5 Bandara Terbaik di Asia tahun 2025 Versi Skytrax

Ukuran gua sekitar 200 cm dengan kedalaman 64 meter.

Tempat ini terdiri atas dua blok. Blok satu, kantor divisi ke-25 AD.

Blok kedua untuk tempat perlindungan tentara Jepang bila terjadi serangan udara.

Lubang Jepang ini baru ditemukan pada awal tahun 1950-an.

Baca Juga: Tetap Aman Berlibur di Tengah Cuaca Ekstrem, Simak Tips Penting Berikut

Halaman:

Tags

Terkini