ragam

Ragam Kuliner Lontong yang Populer di Pulau Jawa

Kamis, 8 Januari 2026 | 10:00 WIB
Pelengkap lontong ini menggunakan bahan baku kupang atau sejenis kerang kecil seukuran biji beras. (Instagram/@surabayafoodies)

Kabar BUMN - Lontong, menu yang sering jadi pengganti nasi, dipercaya sudah dikonsumsi sejak zaman Majapahit.

Lontong dibuat sebagai panganan yang mudah dibawa karena dibungkus daun pisang atau daun jati.

Pada dasarnya lontong adalah beras yang di bungkus daun pisang lalu dikukus sampai matang dan padat.

Sekarang kuliner dari lontong lebih beragam. Di Pulau Jawa saja cukup banyak hidangan lontong.

Baca Juga: Singgah di Medan, Jelajah Ikon Kota yang Mudah Dijangkau dari Stasiun

Lontong kupang
Lontong kupang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Dipercaya kreasi warga Desa Balongdowo.

Pelengkap lontong ini menggunakan bahan baku kupang atau sejenis kerang kecil seukuran biji beras.

Ada dua jenis kupang, yaitu merah dan putih. Untuk lontong, kupang putih yang sering digunakan.

Kupang yang sudah direbus, ditambahkan ke potongan lontong dan lentho lalu disiram kuah petis.

Baca Juga: 4 Tempat Berburu Barang Elektronik di Singapura

Lontong balap (lontongbalap-aslipakgendut.com)

Lontong balap
Aslinya dari Surabaya, lontong balap bisa ditemukan juga di kota lain di Jawa Timur.

Dinamai lontong balap karena dulu penjualnya menggunakan pikul dan membawanya setengah berlari.

Racikan lontong balap terdiri atas lontong, toge, tahu goreng, lentho, disiram dengan kuah gurih.

Kuahnya terbuat dari kaldu udang atau sapi.

Halaman:

Tags

Terkini