ragam

Tekstil Tradisional Dunia yang Rata-rata Berusia Hingga Ribuan Tahun, Unik dan Mengglobal

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:30 WIB
Shisha embroidery adalah seni menyulam dengan potongan cermin atau logam yang ditempelkan pada kain. (Instagram/@faimyxstitch)

Shisha embroidery adalah seni menyulam dengan potongan cermin atau logam yang ditempelkan pada kain.

Teknik ini menghasilkan efek yang berkerlip-kerlip.

Baca Juga: Wahoo Waterworld Bandung: Harga Tiket, Wahana, dan Promo Terbaru 2026

Tiap negara punya motif sulaman shisha berbeda-beda. Kadang ditambahkan aksen manik-manik dan payet.

Kebanyakan sulaman shisha dimanfaatkan untuk membuat busana.

Tetapi tidak sedikit juga yang dijadikan tas atau produk kerajian tangan lainnya.

Baca Juga: Ragam Ramuan Alami untuk Meredakan Batuk, Mudah Dibuat di Rumah!

Setiap klan di Scotlandia, Inggris, memiliki motif dan warna tartan yang berbeda-beda. (johnhanly.com)

Tartan
Ini wastra yang motifnya ditiru produk garmen di banyak negara.

Tartan adalah jenis wastra dengan motif garis-garis horizontal dan vertical warna-warna.

Asalnya dari Scotlandia, Inggris.

Setiap klan di Scotlandia memiliki motif dan warna tartan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Rekomendasi Perpustakaan Ramah Anak di Jakarta, Koleksi Bukunya Lengkap dan Nyaman untuk Belajar

Dulunya tartan terbuat dari bahan wol dan digunakan pada pakaian tradisional seperti kilt.

Dalam perkembangannya motif ini ditiru beberapa desainer dunia.

Ini juga yang membuat tartan jadi semakin terkenal dan digunakan untuk beragam produk fashion.

Halaman:

Tags

Terkini