ragam

Etika yang Wajib Diingat dan Dilakukan Ketika Mengunjungi Kuil di Jepang

Senin, 26 Januari 2026 | 21:00 WIB
Pahami etika mengunjungi kuil untuk menghormati umat yang beribadah di tempat tersebut. (Pexels/Ito Junichi)

Kabar BUMN - Saat traveling ke Jepang, kunjungan ke kuil wajib masuk dalam daftar karena akan berikan pengalaman tersendiri.

Meskipun boleh dikunjungi orang luar, jangan abaikan fakta kalau kuil merupakan tempat ibadah.

Pahami etika mengunjungi kuil untuk menghormati umat yang beribadah di tempat tersebut.

Dan juga agar tidak sampai mempermalukan diri sendiri.

Baca Juga: Puluhan Tahun Menghasilkan Mebel dan Kerajinan Rotan, Ini Desa Wisata Rotan Trangsan, Sukoharjo, yang Mendunia

Dua jenis kuil
Secara umum di Jepang ada dua jenis kuil, yaitu kuil Buddha dan kuil Shinto (agama asli Jepang).

Perbedaannya tampak pada bentuk bangunannya.

Kuil Shinto dilengkapi torii gate atau pintu masuk berbentuk dua tiang dengan palang melengkung.

Baca Juga: Saatnya Liburan, Payday Sale Taman Safari Bogor Tawarkan Paket Lengkap

Satu kuil shinto biasanya ditujukkan untuk menghormati satu dewa.

Itu bisa dilihat dari bentuk patung-patung yang menjadi simbol atau dipasang di kuil.

Sementara kuil Buddha tidak punya gerbang masuk, tetapi di depan bangunan terpasang patung Sang Buddha.

Baca Juga: Catat dari Sekarang, Kalender Event Balap dan Sport Tourism Mandalika Sepanjang 202B

Berpakaian sopan
Kebebasan berbusana saat traveling tidak berlaku saat wisata ke tempat ibadah, termasuk kuil.

Halaman:

Tags

Terkini