Disarankan makan secara bertahap dengan porsi kecil, lalu beri jeda sebelum melanjutkan makan utama.
Baca Juga: Pesona Pulau Lembata, NTT, yang Dianugerahi Pantai-pantai Memesona dan Budaya Berburu Paus yang Unik
4. Batasi Minuman Berkafein dan Bersoda
Kopi, teh pekat, serta minuman bersoda dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu kerja sistem pencernaan.
Baca Juga: Susah Tidur Tiap Malam? Ini Tips Mengatasi Insomnia yang Bisa Kamu Coba
5. Hindari Langsung Tidur Setelah Makan
Langsung berbaring setelah sahur atau berbuka dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Beri jeda setidaknya 2–3 jam sebelum tidur agar proses pencernaan berjalan optimal.
Baca Juga: Promo Akhir Januari 2026! Warga Jakarta Timur Bisa Masuk TMII Buy 1 Get 1 pada 30 Januari
6. Kelola Stres dan Istirahat Cukup
Stres berlebih dapat memperparah gejala maag.
Pastikan waktu istirahat cukup dan kelola stres dengan aktivitas positif seperti relaksasi ringan, ibadah, atau olahraga ringan setelah berbuka.
Baca Juga: Turun di Stasiun Bandung? Ini 5 Tempat Wisata Seru yang Bisa Kamu Kunjungi Tanpa Ribet
7. Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter
Bagi penderita maag kronis, konsumsi obat sesuai anjuran dokter sangat dianjurkan.
Waktu minum obat dapat disesuaikan saat sahur atau berbuka agar tetap efektif selama puasa.
Baca Juga: Eksplor Lembang Wonderland, Tempat Wisata Keluarga di Bandung yang Penuh Warna
Dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang tepat, penderita maag tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.