ragam

4 Museum Peranakan Tionghoa di Indonesia, Menyimpan Sejarah Keturunan Tionghoa dari Masa ke Masa

Minggu, 15 Februari 2026 | 08:30 WIB
Museum Potehi Gudo lokasinya di dalam Klenteng Hong San Kiong, Jombang. Pendirinya Toni Harsono. (Facebook/Museum Potehi Gudo)

Museum Benteng Heritage
Untuk wilayah Tangerang, berdiri Museum Benteng Heritage.

Museum menempati rumah dengan arsitektur khas Tiongkok yang dibangun pada abad 17.

Di museum ini terdapat gambaran kedatangan nenek moyang Cina Benteng.

Dari awal kedatangannya sampai sekarang mendiami Tangerang Lama.

Baca Juga: Liburan Seru di Sentul! Cek Harga Tiket dan Promo Imlek 2026 di JungleLand

Bisa dilihat juga prasasti Tangga Jamban yang memuat nama 81 marga Tionghoa yang membangun kota Tangerang.

Serta koleksi perlengkapan pernikahan peranakan Tionghoa, dari baju, pernak-pernik adat, sampai alat musik.

Museum Benteng Heritage beralamat di jalan Cilame no 20, Pasar Lama, Tangerang.

Baca Juga: 10 Twibbon Valentine Day 2026 Gratis Tinggal Download, Cocok Buat Story dan Profil

Museum Pustaka Peranakan Tionghoa di kawasan Bintaro didirikan Azmi Abubakar pada tahun 2011. (Facebook/Museum Pustaka Peranakan Tionghoa)

Museum Pustaka Peranakan Tionghoa
Museum di kawasan Bintaro ini didirikan Azmi Abubakar pada tahun 2011.

Meskipun asli Aceh tetapi Azmi tertarik pada buku-buku yang berhubungan dengan peranakan.

Koleksinya dikumpulkan dari berbagai toko bekas di Pulau Jawa sampai ke Eropa.

Di museum ini terdapat sekitar 30.000 dokumen yang terdiri atas koran, majalah, cerita silat dan komik.

Baca Juga: Mengapa Cokelat dan Valentine Tidak Dapat Dipisahkan? Ini Sejarah dan Alasannya

Halaman:

Tags

Terkini