Kabar BUMN - Meskipun sama-sama berbahan dasar cabai merah, sambal khas Kalimantan punya keunikan tersendiri.
Uniknya sambal khas Kalimantan karena memadukan pedas, asam, segar, gurih terasi, dan aroma rempah lokal.
Rasa tersebut diperoleh dari bahan pendamping sambal khas Kalimantan yang tidak biasa.
Seperti buah-buahan lokal, kulit buah fermentasi, hingga bahan mentah yang beraroma kuat.
Baca Juga: Hati-hati Pilih Kado Imlek, 6 Benda Ini Pantang Diberikan karena Diyakini Bawa Sial
Sambal gami
Sambal dari Bontang, Kalimanan Timur, ini terbuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, terasi dan ikan bawis.
Proses memasaknya pun spesial. Semua bahan dimasukkan dalam cobek dari tanah liat di atas api.
Sambil dimasak di atas api, semua bahan diulek. Setelah matang, ditambahkan potongan tomat dan daun kemangi.
Tekstur sambalnya lebih kasar dibandingkan sambal pada umumnya. Aroma ikannya tajam.
Baca Juga: 4 Makam Wali Songo yang Menjadi Wisata Religi Populer di Bulan Ramadan
Sambal goreng mandai
Ini sambal masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Bahan dasarnya cabai dan kulit cempedak.
Pertama buat dulu mandai, ini dari kulit cempedak berwarna putih kekuningan yang difermentasi beberapa hari.
Setelah menjadi mandai baru diolah menjadi sambal goreng.
Caranya, mandai dicampur cabai dan terasi. Kadang ditambah sayur, seperti terong dan kacang panjang.