Nasi goreng dari daerah ini racikannya sangat berbeda dengan nasi goreng di Pulau Jawa.
Ciri khas nasi goreng Padang di penggunaan bumbu kari yang sangat berempah.
Baca Juga: Ingin Ngabuburit Gratis di Semarang? Ini 3 Spot yang Bisa Kamu Kunjungi di Waktu Ramadan!
Cita rasanya pun pedas karena menggunakan cabai keriting, bawang merah, bawang putih dan bubuk kari.
Nasi goreng khas Padang ini sama sekali tidak menggunakan kecap.
Tekstur warnanya sedikt keoranyean karena penggunaan bumbu kari yang cukup banyak.
Baca Juga: Bukber Rasa Piknik, TMII Hadirkan Suasana Baru untuk Ngabuburit Ramadan
Nasi goreng mawut
Menu ini berasal dari Magelang. Beberapa orang sering menyebutnya sebagai nasi goreng magelang.
Dalam bahasa Jawa, mawut artinya berantakan karena tampilannya yang berantakan.
Nasi goreng mawut kombinasi antara nasi goreng dan mie goreng.
Baca Juga: Update Harga Tiket Monas 2026: Jam Buka, Kuota Puncak, dan Akses Gratis Resmi
Toppingnya berlimpah, mulai dari bakso, sosis, ayam, telur, sayuran, dan kerupuk.
Ada beberapa variasi nasi goreng mawut.
Selain menggunakan mie goreng, ada yang menggunakan mie basah yang dicampur tulang ayam.
Cita rasanya gurih karena mienya dimasak dengan kaldu ayam dengan tungku api tradisional.
Baca Juga: Landing Jam Sore? Langsung Gas ke Spot Ngabuburit Hits Dekat Bandara Ini
Nasi goreng merah
Nasi goreng ini dari Makassar dan mudah ditemukan di kaki lima setempat.