Diperkirakan sudah ada sejak 10.000 tahun lalu, aslinya dari Mesopotamia (sekarang Irak).
Kleicha sering dihidangkan pada perayaan khusus sebagai simbol kebahagiaan dan kekeluargaan.
Baca Juga: Perjalanan Mudik Tetap Nyaman Meski Hujan, Coba 7 Tips Ini
Pastry ini terbuat dari terigu, butter, ragi, dan susu.
Adonan kemudian beri olesan pasta kurma dan dibentuk seperti gulungan panjang.
Setelah itu dipotong-potong menjadi bulatan pipih dan dipanggang. Cita rasanya manis dan renyah.
Baca Juga: Fakta Menarik Bedug, Ternyata Ada Peran Besar Laksamana Cheng Ho dalam Penyebarannya di Pulau Jawa
Date ring kaak
Disebut juga aak al asawer yang artinya kue gelang, sesuai bentuknya yang seperti gelang kecil.
Kue ini selalu tersedia di rumah keluarga Lebanon dan Palestina, terutama di Idul Fitri dan Idul Adha.
Kue terbuat dari butter, ghee, gula, terigu, dan aneka rempah seperti anise, fennel, nigella seed, dan wijen.
Baca Juga: Panduan Menciptakan Kerja Sama Tim yang Efektif dan Produktif Saat WFA
Adonan kemudian diberi isi kurma, biasanya jenis medjool atau omani dibumbui ghee, kapulaga, dan air jeruk.
Adonan kemudian dipanggang sampai matang. Cita rasanya manis dan sedikit rasa rempah.
Date ring kaak sering dinikmati dengan dicelupkan pada susu.
Baca Juga: Tips Aman Mudik Sendirian bagi Wanita, Perjalanan Tetap Nyaman dan Tenang