ragam

Kuliner Nusantara dari Serangga, Ekstrem, Lezat, dan Sangat Tidak Terduga Bahan Asalnya

Senin, 20 April 2026 | 08:30 WIB
Botok Tawon berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Bahan bakunya sarang tawon yang masih muda. (Facebook/Asia Bimantara)

Kombinasi antara rasa pedas, gurih, dan bau sangit serangga yang khas.

Baca Juga: Tips Mengurangi Asupan Garam Setiap Hari, Salah Satunya Hindari Kondimen

Sayok sejenis capung berkaki enam yang memiliki dua sayap kecil dengan panjang 5 centimeter. (Kompasiana/Tri Lokon)

Sayok
Habitat sayok di sekitar Danau Linow, Sulawesi Utara, provinsi yang terkenal dengan kuliner ekstremnya.

Sayok sejenis capung berkaki enam yang memiliki dua sayap kecil dengan panjang 5 centimeter.

Sayok akan diolah dengan cara digoreng kering atau dimasak rica-rica. Cita rasanya gurih dan pedas.

Sayok terbaik adalah yang masih muda.

Baca Juga: Fakta Menarik Karaage, Diadopsi dari Kuliner Tiongkok, Diubah Sedikit, dan Mendunia Sebagai Kuliner Jepang

Jubel semeton khas Bali yang dibuat dari jubel atau capung yang banyak ditemukan di pematang sawah. (Foto: @chicageg93 via Facebook/Punapi Bali)

Jubel
Menu ini berasal dari Bali dan terbilang sudah langka karena sudah sulit ditemukan bahan bakunya.

Jubel adalah larva capung yang banyak ditemukan di pematang sawah.

Proses membuat jubel terbilang lama dan sulit sehingga tidak banyak orang Bali yang mampu memasaknya.

Jubel diolah dengan tambahan bumbu jeruk limau, minyak kelapa, dan kelapa bakar parut.***

Halaman:

Tags

Terkini