Kabar BUMN - Orang akan semakin sering terbangun di tengah malam seiring dengan pertambahan usia.
Sebuah riset mencatat paling tidak 35% orang dewasa sering terbangun tengah malam tiga kali dalam seminggu.
Jam terbangunnya biasanya di sekitar jam dua atau tiga dini hari.
Kondisi tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Berikut ini di antaranya.
Baca Juga: 5 Jenis Menu yang Bisa Dijual untuk Pendapatan Tambahan Tanpa Perlu Modal Terlalu Besar
Gangguan kecemasan
Gangguan kecemasan sering dialami orang dewasa.
Dan orang yang mengalami masalah ini biasanya sebelum tidur otaknya penuh berbagai pikiran.
Mulai dari masalah yang sudah lewat, sedang dialami, bahkan yang belum terjadi.
Semuanya terakumulasi dalam otak. Ada yang menjadi mimpi buruk dan akhirnya terbangun tengah malam.
Baca Juga: Mengenal Rangkaian Ibadah Haji: Dari Ihram hingga Tahallul, Ini Tahapan yang Wajib Diketahui Jemaah
Tergantung dari kadar kecemasannya, tetapi di tingkat tertentu, coba konsultasikan dengan dokter.
Yakni, bila terbangun tengah malamnya setiap hari, disertai keringat dingin, pusing, atau jantung berdebar.
Adapun untuk mengurangi kecemasan, bisa dengan mendengarkan musik tenang, olahraga teratur.
Atau journaling, meditasi, dan menciptakan suasana tenang di tempat tidur.