Sebaliknya, warna terang seperti putih, krem, atau pastel cenderung memantulkan panas sehingga terasa lebih nyaman digunakan.
Baca Juga: 3 Shotengai di Tokyo, Lorong Kecil Tempat Warga Lokal Berbelanja
3. Pakaian Terlalu Ketat
Pakaian yang terlalu ketat dapat menghambat sirkulasi udara pada kulit.
Padahal, tubuh membutuhkan ruang untuk “bernapas” agar keringat dapat menguap dengan baik.
Selain membuat gerah, pakaian ketat juga berisiko menimbulkan iritasi kulit, terutama ketika tubuh banyak berkeringat.
Memilih pakaian longgar dengan potongan nyaman menjadi solusi yang lebih tepat saat cuaca panas.
Baca Juga: Tebing Karang dan Laut Biru Jadi Andalan Pantai Karang Tawulan di Tasikmalaya
4. Jaket Tebal dan Bahan Berlapis
Menggunakan jaket tebal atau pakaian berlapis saat cuaca panas sebaiknya dihindari, kecuali benar-benar diperlukan.
Jenis pakaian ini membuat panas tubuh sulit keluar sehingga tubuh lebih cepat berkeringat dan kehilangan cairan.
Jika harus beraktivitas di luar ruangan, pilih outer ringan berbahan tipis dan mudah menyerap keringat agar tetap nyaman.
Baca Juga: 15 Ucapan Hari Kenaikan Isa Almasih 2026 untuk Status dan Caption Media Sosial
5. Pakaian dengan Sirkulasi Udara Buruk
Beberapa jenis pakaian memiliki desain atau bahan yang minim ventilasi udara.
Misalnya pakaian berbahan plastik, kulit sintetis, atau pakaian olahraga tertentu yang terlalu tebal.
Pakaian dengan sirkulasi udara buruk dapat membuat tubuh lembap lebih lama dan meningkatkan risiko munculnya bau badan maupun masalah kulit akibat keringat berlebih.
Baca Juga: 20 Ide Caption Bahasa Inggris Bertema Pantai, Bikin Feed Liburan Makin Estetik