3 Shotengai di Tokyo, Lorong Kecil Tempat Warga Lokal Berbelanja

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 11 Mei 2026 | 21:00 WIB
Gemerlap kota Tokyo, Jepang, di malam hari. (Nick Kwan/Pexels)
Gemerlap kota Tokyo, Jepang, di malam hari. (Nick Kwan/Pexels)

Kabar BUMN - Traveling ke Jepang akan semakin lengkap dengan mengunjungi shotengai, khususnya yang berada di Tokyo.

Shotengai merupakan jalan sempit, kecil, atau lorong yang didesain untuk kawasan belanja tradisional Jepang.

Posisinya biasanya dekat dengan stasiun kereta dan pemukiman.

Shotengai mulai diadakan sekitar tahun 1930-an.

Baca Juga: 20 Ide Caption Bahasa Inggris Bertema Pantai, Bikin Feed Liburan Makin Estetik

Ditujukan untuk persinggahan warga pemukiman, terutama ibu rumah tangga yang mau berbelanja dan bersantai.

Keberadaan shotengai perlahan mulai tergantikan dengan supermarket modern.

Tetapi beberapa masih bisa ditemui di Tokyo dengan mempertahankan suasana jadul dan sederhananya.

Baca Juga: Pesona Savana Mausui, Hamparan Padang Rumput Berlatar Laut dan Pegunungan Flores yang Bikin Susah Move On

Togoshi Ginza Shotengai umurnya sudah 100 lebih. Panjang lorongnya 1,3 kilometer, terpanjang di Kanton area di Tokyo. (Tripadvisor/LG_Kay)

Togoshi Ginza Shotengai
Shotengai ini umurnya sudah 100 lebih. Panjang lorongnya 1,3 kilometer, terpanjang di Kanton area.

Ada sekitar 400 toko di Togoshi Ginza Shotengah. Mulai dari toko furnitur, apotek, izakaya, dan kafe.

Kawasan ini juga terkenal dengan sushi bar dan toko onigiri yang menyediakan beragam isian.

Togoshi Ginza Shotengai berada dekat dengan Togoshi Station dan Togoshi-Ginza Station.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japan.travel

Tags

Artikel Terkait

Terkini