6. Hindari Terlalu Sering Membalik Daging
Banyak orang tergoda untuk terus membalik steak saat dimasak.
Padahal, kebiasaan ini justru dapat mengganggu proses pembentukan kerak atau crust pada permukaan daging.
Cukup balik steak satu kali selama proses memasak agar hasilnya lebih matang merata dan tetap juicy.
Baca Juga: 20 Inspirasi Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2026 dalam Bahasa Inggris
7. Sesuaikan Tingkat Kematangan
Waktu memasak sangat menentukan tekstur steak.
Sebagai gambaran, steak setebal sekitar 2 sentimeter umumnya membutuhkan waktu sekitar:
- Rare: 2–3 menit per sisi
- Medium Rare: 3–4 menit per sisi
- Medium: 4–5 menit per sisi
- Well Done: 6–7 menit per sisi
Semakin lama dimasak, kandungan cairan alami dalam daging akan semakin berkurang sehingga teksturnya berpotensi menjadi lebih kering.
Baca Juga: Ini Rekomendasi Kuliner Kamboja, Kombinasi Rasa Asam, Gurih, dan Segar
8. Istirahatkan Daging Sebelum Disajikan
Langkah ini sering diabaikan, padahal sangat penting untuk menjaga kelembutan steak.
Setelah matang, diamkan steak selama 5 hingga 10 menit sebelum dipotong.
Proses ini memungkinkan cairan di dalam daging tersebar kembali secara merata sehingga tidak langsung keluar saat steak diiris.
Hasilnya, daging akan terasa lebih juicy dan lembut saat disantap.
Baca Juga: Mau Ikut Pelepasan Lampion Waisak 2570 BE di Borobudur? Simak Aturan Wajib dan Larangannya
9. Tambahkan Mentega untuk Aroma yang Lebih Kaya
Pada menit-menit terakhir memasak, tambahkan sedikit mentega ke dalam wajan.
Mentega yang meleleh akan memberikan aroma gurih khas sekaligus membantu menjaga kelembapan permukaan daging.