Posisi Indonesia di peringkat tiga menunjukkan bahwa kawasan geologi di Tanah Air memiliki kualitas yang diakui dunia. Penilaian UNESCO tidak hanya melihat keindahan alam, tetapi juga aspek pelestarian lingkungan, keterlibatan masyarakat, edukasi, hingga pengelolaan pariwisata berkelanjutan.
Daftar Geopark UNESCO Milik Indonesia
Indonesia kini memiliki 12 kawasan geopark yang mendapat pengakuan dunia. Masing-masing menawarkan karakteristik geologi unik sekaligus daya tarik wisata alam yang berbeda.
Baca Juga: Berawal dari Dapur Rumah, Ibu Rumah Tangga Ini Kini Layani Transaksi Warga Lewat BRILink
1. Geopark Batur, Bali
Menjadi geopark pertama Indonesia yang diakui UNESCO pada 2012. Kawasan ini terkenal dengan kaldera vulkanik ganda dan panorama Danau Batur yang memikat.
2. Geopark Gunung Sewu
Membentang di wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kawasan karst ini memiliki banyak gua bawah tanah dengan lanskap eksotis.
3. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jawa Barat
Berada di Sukabumi, geopark ini dikenal lewat amfiteater alam raksasa, air terjun, serta batuan purba yang memanjakan mata.
Baca Juga: ASDP Perketat Sterilisasi Pelabuhan untuk Mendukung Layanan yang Aman dan Anda
4. Geopark Rinjani-Lombok, Nusa Tenggara Barat
Menawarkan pesona Gunung Rinjani dengan Danau Segara Anak yang menjadi ikon wisata alam Indonesia.
5. Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara
Menyimpan jejak letusan supervulkan yang diyakini pernah memengaruhi iklim dunia ribuan tahun lalu.
6. Geopark Belitong, Kepulauan Bangka Belitung
Identik dengan bebatuan granit raksasa di tepi pantai berpasir putih yang menjadi daya tarik wisata.
Baca Juga: 8 Tips Defrost Daging Beku, Cepat Cair dan Kualitas Tetap Terjaga
7. Geopark Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan
Kawasan karst terbesar kedua di dunia ini juga kaya akan gua prasejarah dan peninggalan budaya manusia purba.
8. Geopark Raja Ampat, Papua Barat Daya
Tak hanya terkenal karena bawah lautnya, gugusan pulau karst di Raja Ampat juga diakui memiliki nilai geologi kelas dunia.
9. Geopark Merangin, Jambi
Kawasan ini menyimpan fosil flora dan fauna purba berusia ratusan juta tahun yang tersebar di sepanjang aliran sungai.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT MUM Dibuka hingga 15 Juni 2026, Cari Kandidat untuk Posisi Account Executive