Perak digunakan sebagai pengganti emas untuk perhiasan dan perlengkapan kerajaan.
Industri perak berkembang pesat tahun 1930-an, dipelopori Mary Agnes van Gesseler Verschuir.
Istri Gubernur Yogyakarta periode 1929–1933 itu menjadikan perak untuk membuat peralatan makan.***