"Diprediksi memang kalau kita biarkan begitu saja sudah pasti kurang, maka bagaimana kita nambal supaya kekurangannya tidak banyak-banyak dan syukur-syukur bisa cukup.
Baca Juga: Peringati HUT ke-57, Bulog Luncurkan Logo Baru Perusahaan
"Pertanian hulu sampai hilir ini harus kompak, artinya bagaimana penyediaan pupuk, bibit dan lainnya.
"Seperti rencana tanam, bibit harus dipersiapkan setahun ke depan, agar tidak ada kekurangan bibit untuk tanam di tahun depan.
"Jika itu beres skemanya nantinya, bakal panen banyak dan serapan banyak oleh Bulog dan swasta juga dan kita berharap hilir juga begitu."
Baca Juga: HUT BULOG ke-57, Dewan Pengawas Perum BULOG Lari Ultra Marathon 57 Km dari Jakarta sampai Bogor
Poin dan Ruang Lingkup Nota Kesepahaman
Adapun poin-poin penting dalam ruang lingkup kerja sama yang dibahas dalam MoU ini yaitu:
Baca Juga: Penyerapan Gabah dan Beras Dalam Negeri oleh BULOG Tembus 30.000 Ton, Setara GKP per Hari
1. Melakukan kemitraan budidaya pertanian Program Mitra Tani Perum Bulog
2. Melakukan program kampanye bersama untuk mendorong peran petani muda
3. Melakukan kerja sama penguatan Cadangan Beras Pemerintah
4. Melakukan kerja sama pengadaan gabah dan beras petani
5. Melakukan penyaluran dan penjualan beras petani, melakukan pemanfaatan infrastruktur pengolahan masing-masing pihak
6. Melakukan kerja sama penjualan beras dan pangan lain
Artikel Terkait
Perum BULOG Jamin dan Pastikan Rantai Pasok Beras untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Dituduh Mark Up Harga Impor Beras, Ini Penjelasan Perum BULOG
Perum BULOG Paparkan Pentingnya Impor Beras untuk Indonesia
Sinergi Saudara Sesama BUMN, Pupuk Indonesia Gandeng BULOG Jadi Offtaker Panen Petani Program MAKMUR
PT Sang Hyang Seri dan Perum BULOG Perkuat Kerja Sama Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani