"Makanya kami inisiatif membuat program ini, agar persoalan sampah bisa ditangani dengan biaya rendah karena berbasis komunitas.
"Sembari kami mendorong perubahan perilaku masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya," terangnya.
Baca Juga: PHE ONWJ Lakukan First Cut Fabrikasi Anjungan OOA, Tanda Dimulainya Proyek Lapangan OO-OX
Bank Sampah Tanjungpakis memulai kegiatannya dengan membagikan tempat sampah dan buku tabungan gratis kepada 114 rumah tangga.
Kepala keluarga otomatis menjadi nasabah Bank Sampah, dan sampah mereka diambil dua kali seminggu oleh petugas dari KKPMP.
Sampah bernilai jual disalurkan ke pengepul, sedangkan sisanya dimusnahkan.
Baca Juga: PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Bersinergi untuk Pelestarian Lingkungan
Keuntungan dari hasil penjualan sampah dibagi dua: untuk operasional dan untuk tabungan nasabah.
Para nasabah bisa menarik tabungan kapan saja.
"Masyarakat senang karena dari perilaku buang sampah pada tempatnya ternyata bisa menghasilkan uang.
Baca Juga: PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Jaga Alam Pesisir dengan Teknologi Tepat Guna
"Bahkan ada rumah yang dalam waktu tiga bulan sudah mengumpulkan saldo tabungan mencapai Rp400 ribu.
"Petugas pemilah dan penarik sampah yang berasal dari masyarakat juga senang, karena mereka jadi punya alternatif mata pencaharian," jelas Sopyan.
Ke depan, Sopyan bermimpi memperluas jangkauan program ini.
Baca Juga: Berdayakan Masyarakat, PHE ONWJ Ajak Warga Desa Sukajaya Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah
Artikel Terkait
EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Pohon untuk Anak Cucu, PHE ONWJ dan Warga Desa Cemara Kulon Bersatu Hijaukan Bumi
Olah Limbah Jadi Berkah, Binaan PHE ONWJ Sukses Raih Omzet Rp1 Miliar
Sukses Terapkan HSSE, PHE ONWJ Raih Penghargaan Patra Adikriya Bhumi Utama
Sepanjang 2024, PHE ONWJ Sukses Bukukan 59 Juta Jam Kerja Selamat