Pada hari pertama, para finalis mempresentasikan inovasi yang mereka kembangkan, sementara hari kedua diisi dengan kegiatan GoZero% Eco-Deep Dive di PLTSA Benowo sebagai bagian dari proses validasi.
Baca Juga: BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80.000 Paket Pangan
Lima finalis yang tampil dalam kompetisi ini adalah MyCarbon (TREG I), Ecoquest (TREG II), Forec (TREG III), Restylecle Transforming Uniforms Sustainability (TREG IV), dan Clean Ocean IoT – CLEOO (TREG V).
Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek penting seperti relevansi terhadap ESG, peluang implementasi, dampak yang dihasilkan, keberlanjutan program, serta tingkat inovasi, sehingga solusi yang terpilih tidak hanya berupa konsep tetapi juga dapat diterapkan secara nyata.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, inovasi Forec dari TREG III berhasil meraih posisi juara. Inovasi ini menghadirkan solusi pengolahan limbah kabel menjadi material konstruksi dan paving yang memiliki nilai guna.
Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Saat Puasa
Selain mampu mengurangi timbulan limbah, ide ini juga membuka peluang ekonomi baru karena dapat diterapkan secara praktis dalam berbagai kebutuhan pembangunan.
Pada hari kedua kegiatan, seluruh peserta mengikuti program GoZero% Eco-Deep Dive yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai praktik pengelolaan limbah.
Aktivitas ini selaras dengan program Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dikelola oleh BPI Danantara dan menjadi salah satu prioritas nasional. Kegiatan tersebut juga menunjukkan dukungan Telkom terhadap agenda keberlanjutan serta transisi energi di Indonesia.
Baca Juga: IFG dan BP BUMN Perkuat Tata Kelola TJSL Lewat FGD Three Lines Model
VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai forum pembelajaran sesaat. Ia menekankan pentingnya membawa pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di berbagai wilayah operasional Telkom.
“Salah satu objective dari Eco-Deep Dive ini adalah agar ilmu dan pembelajaran yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat dibawa kembali dan diimplementasikan di masing-masing regional,” ujar Gunawan.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta juga melakukan kunjungan langsung ke fasilitas PLTSA Benowo yang dikelola oleh PT Sumber Organik (PTSO). Fasilitas tersebut mampu mengolah sekitar 1.600 ton sampah setiap hari atau hampir 70% dari total timbulan sampah di Kota Surabaya.
Baca Juga: Buka Peluang Karier di Pos Indonesia, ULBI Luncurkan Program Ikatan Kerja 2026/2027
Dalam operasionalnya, PLTSA Benowo memanfaatkan teknologi Fermentasi Gas (Landfil Gas Power Plant) dengan kapasitas 1,65–2 MW serta teknologi Thermochemical (Gasifikasi Power Plant) dengan kapasitas 9 MW, sehingga total menghasilkan listrik sebesar 11 MW.
Artikel Terkait
Telkom Solution Borong Enam Penghargaan PRIA 2026, Perkuat Reputasi di Segmen B2B
Respons Degradasi yang Terus Terjadi, Telkom Melakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang
Kolaborasi Lintas Sektor Telkom Solution, Percepat Transformasi Digital untuk Ekonomi Nasional
Telkom Perkuat Aksi Penurunan Stunting Lewat Integrasi 1.231 Anak ke Platform Digital Pemantauan Gizi
Telkom Siaga RAFI 2026: CEO Dian Siswarini Tinjau Infrastruktur hingga Salurkan Bantuan Rp2 Miliar