Kalau perlu beberapa rekan kerja tahu soal rutinitas tersebut agar mereka pun mengerti pada jadwal tersebut Anda tidak bisa diganggu-gugat.
Baca Juga: 4 Olahraga Sederhana yang Baik Untuk Kesehatan Jantung dan Paru-Paru
3. Bagi tugas dan pendelegasian
Kadang pekerjaan yang banyak karena semua dikerjakan seorang diri. Bila Anda seorang atasan, jangan ragu untuk membagi tugas dan pendelegasian.
Kalau tidak yakin dengan kemampuan anak buah, beri mereka sedikit pelatihan dan cukup diawasi.
Bila bekerja dalam tim, coba bagi-bagi rata tugas. Berani untuk menolak bila beban kerja sudah terlalu banyak.
Baca Juga: Bagi Bapak, Ibu Manager, Ini Cara Ideal Mendelegasikan Tugas
4. Punya jam kerja yang jelas
Saking sibuknya dan berdedikasi, seseorang jadi tidak punya jam kerja yang jelas. Kadang datang siang lalu pulang larut malam. Atau setelah meeting di luar, langsung pulang.
Ini menyebabkan target kerja sering tidak tercapai dan pada akhirnya seluruh waktu habis percuma di kantor.
Buatlah jam kerja yang jelas dan usahakan tepat waktu. Misalnya, datang jam 9 dan pulang jam 7 malam. Selama jam kerja, konsentrasi pada urusan kerjaan, bukan hal-hal lainnya.
Baca Juga: 18 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anda Sangat Dihormati di Tempat Kerja
5. Atur jam kerja dengan efektif
Sebenarnya sembilan jam kerja itu lebih dari cukup.
Bila ada yang keseringan lembur atau bekerja di weekend, perlu dipertanyakan lagi bagaimana ia mengatur atau manajemen waktu.
Atur jam kerja dengan efektif. Istirahat makan siang dan break sore itu penting, tetapi jangan kelamaan.
Artikel Terkait
Waspada, Posisi Kerja yang Tidak Tepat Bisa Menimbulkan Sakit Punggung. Siasati Sebelum Terlanjur
7 Tanda Anda Harus Segera Mencari Pekerjaan Baru
Snack Sehat Penambah Produktivitas Kerja
Berbagai Masalah yang Sering Dihadapi Dalam Tim Kerja dan Cara Mengatasinya
Jika Atasan Terus-terusan Limpahkan Pekerjaan Tambahan, Ini Cara Menolak Dengan Sopan