Baca Juga: 5 Tips Sederhana Melawan Obesitas, Lakukan Secara Rutin di Pagi Hari
Penyakit diabetes
Tidak berarti orang yang makan terlalu cepat akan menderita diabetes.
Tetapi kebiasaan ini secara tidak langsung membuat tubuh butuh makanan lebih, terutama yang berkalori tinggi dan manis.
Dalam sebuah penelitian ditemukan orang tanpa diabetes, saat ia makan terlalu cepat mengalami peningkatan insulin.
Baca Juga: Waspada! Ini 5 Gejala Penyakit Diabetes yang Seringkali Tidak Disadari
Dalam kondisi makan yang cepat, tubuh tidak mampu menggunakan insulin ini dengan baik.
Bila kondisi ini terjadi setiap saat bisa mengarah pada penyakit diabetes.
Baca Juga: Cara Mencegah Diabetes Dari Usia Muda
Penyakit gastritis erosif
Makan terlalu cepat bisa menyebabkan penyakit gastritis erosif.
Yaitu penyakit kerusakan jaringan pada selaput lendir di lambung, tepatnya pada area lamina propria.
Penelitian di Korea menemukan orang yang makan terlalu cepat, lambungnya mengalami tanda-tanda gastritis erosif.
Baca Juga: Ini Rekomendasi Biji Kopi yang Aman Bagi Lambung, Cocok Bagi Penderita GERD dan Maag
Orang yang makan terlalu cepat cenderung jadi overeat atau makan berlebihan.
Overeat ini menyebabkan makanan berada di lambung terlalu lama.
Lapisan lambung rusak karena terlalu banyak asam lambung mengendap di situ.
Artikel Terkait
Asupan Gizi Harus Tetap Terjaga, Simak 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Orang yang Sibuk
Pemicu Perut Sering Terasa Begah Setelah Makan Siang
Malas Makan Siang yang Berat-berat? Coba Konsumsi Buah-buah Ini Agar Tidak Lapar saat Beraktivitas
Jangan Biasakan Makan Siang di Meja Kerja, Ternyata Banyak Efek Buruknya
Kebiasaan Buruk Saat Jadwalnya Makan Siang yang Sebaiknya Harus Segera Dihindari
Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Simak Penjelasannya Berikut Ini