Kabar BUMN - Dari puluhan bahkan ratusan tahun lalu, Indonesia sangat kaya akan keragaman kuliner.
Sayangnya, tidak semua kuliner warisan nenek moyang bisa terus bertahan sampai sekarang.
Penjual kuliner ini semakin sulit ditemui karena popularitasnya tergantikan makanan modern.
Ada pula yang bahan bakunya sulit sehingga tidak mungkin lagi dibuat.
Baca Juga: Berbagai Kuliner Lezat Khas Indonesia yang Ternyata Dapat Pengaruh dari Menu Belanda
1. Clorot
Panganan dari Jawa Tengah ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah.
Campuran itu lalu dibungkus dengan daun kelapa atau janur kuning dengan bentuk kerucut.
Rasanya manis dengan tekstur lembut dan kenyal.
Sudah agak sulit ditemukan tetapi penjual clorot masih bisa ditemui di Pasar Pathuk, di Yogyakarta.
2. Mie Lethek
Mie lethek adalah mie khas Bantul, Yogyakarta, yang semakin sulit ditemukan.
Bisa jadi karena mie ini masih mempertahankan pembuatan manual dan tradisional.
Mie lethek terbuat dari tapioka dan singkong kering. Sering juga ini disebut dengan gaplek.
Baca Juga: Sajian Berbagai Mie Khas Indonesia, Tidak Ada Salahnya Dicoba Satu-Persatu
Artikel Terkait
Belum Banyak yang Tahu Karena Masih Sulit Ditemukan di Kota-kota Lain, Ini 6 Kuliner Khas Kutai Kartanegara
4 Kuliner Khas Majalengka yang Wajib Dicicipi Saat Bertolak dari Bandara Kertajati
Selain Ayam Taliwang, Ini Rekomendasi Kuliner Lombok, Hati-hati Lidah Terbakar
Kuliner Wajib Yang Harus Dicicipi Saat Berkunjung ke Tasikmalaya
Kuliner Magelang yang Harus Diburu dan Dinikmati Setelah Berkeliling Candi Borobodur