5 Toko yang Paling Banyak Dikunjungi Pencinta Game dan Anime di Akihabara, Jepang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 20 Mei 2024 | 18:30 WIB
Kawasan Akihabara, Tokyo ( timeout.com)
Kawasan Akihabara, Tokyo ( timeout.com)

Di gedung pertama berisi merchandise anime, seperti One Piece, Jujutsu Kaisen atau Spy x Family.

Sementara di gedung kedua isinya lebih fokus pada buku komik dan majalah anime, termasuk berbagai koleksi klasik.

Baca Juga: Tanggalkan Sungkan, Coba Mandi Bersama ala Masyarakat Setempat di Kamar Mandi Umum Tradisional di Jepang, Sento

Super Potato
Masih ingat rasanya main game dengan layar hitam putih atau 8-bit game, seperti Super Mario, The Legend of Zelda atau Mega Man 2?

Bagi yang ingin bernostalgia, bisa datang ke Super Potato.

Di sini ada berbagai game jadul yang masih berfungsi dengan baik.

Super Potato juga memiliki sejumlah software dan hardware langka dari Nitendo, Sega dan Sony.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan Tren, Ini Gerai I’m Donut? dari Tokyo, Jepang, yang Sedang Viral Sampai ke Jakarta

Mandrake di Akihabara, Jepang. (alljapantours.com)

Mandarake
Kalau di Mandarake tersedia berbagai boneka figur antik, komik dari penerbit independent dan video games.

Toko ini memiliki banyak cabang di Tokyo tetapi yang paling menarik ada di Akihabara.

Mandarake juga surga untuk mencari boneka figur bekas dan hunting.

Banyak pemburu koleksi langka akan datang ke Mandrake, Akihabara.

Baca Juga: Viral Pemandangan Gunung Fuji Ditutup Pemerintah Jepang, Tidak di Semua Tempat Kok, di Lokasi Ini Masih Bisa Melihat dengan Jelas

Yodobashi Camera
Ini toko elektronik besar yang terdiri atas 8 lantai.

Di Yodobashi Camera tersedia beragam barang elektronik dan komputer.

Seperti TV HD, fax machines, vacuum cleaner, dan barang elektronik di Jepang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: tokyocheapo.com, tsunagujapan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini