Rekomendasi Kuliner Gunungkidul, Dulu Dianggap Kuliner Ndeso, Sekarang Banyak Dicari Orang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 29 Mei 2024 | 11:30 WIB
Sayur lombok ijo khas Gunungkidul ini sering disajikan dengan nasi merah. (Youtube/Ririn Jaelani)
Sayur lombok ijo khas Gunungkidul ini sering disajikan dengan nasi merah. (Youtube/Ririn Jaelani)

Tiwul (pertanianku.com)

3. Tiwul manis dan nasi tiwul
Bagi yang ingin bergaya hidup sehat dan mencari pengganti nasi, boleh mencoba nasi tiwul.

Dulu dianggap kuliner orang ndeso dan melarat karena ketidak mampuan membeli beras.

Sekarang tiwul dicari banyak orang karena rendah karbohidrat.

Tiwul manis dan nasi tiwul terbuat dari tepung singkong yang dicampur dengan gula dan kelapa muda.

Baca Juga: Pantai Ngrenehan, Tempat Wisata Cantik Nan Unik di Gunungkidul, Ombaknya Tenang dan Air Lautnya Berwarna Hijau

4. Glinding dara
Kuliner ini mulai sulit ditemui, hanya di beberapa pasar tradisonal.

Penggemarnya pun umumnya generasi tua.

Glinding dara dibuat dari daging burung dara muda (umur sekitar 7 bulan) sehingga teksturnya kenyal.

Baca Juga: Wisata ke Pantai Wedi Ombo Gunungkidul, Bisa Sekaligus Menemukan Eloknya Laguna yang Terbentuk dari Batu Karang

Daging burung dara direbus, dicampur kelapa parut dan aneka bumbu.

Setelah itu dibuat seukuran bakso, dibungkus daun pisang dan dikukus.

Glinding dara masih bisa ditemui di pasar Argowijil, Wonosari. Harganya Rp2.000 per bulatan.

Baca Juga: Camping di Pantai Ngrumput, Spot Kemah Favorit di Gunungkidul Yogyakarta yang Punya View Sunset Menawan

5. Gatot
Gatot sedikit mirip dengan tiwul karena bahan dasarnya pun dari singkong.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: desakepek-wonosari.gunungkidulkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini