3. Doner Kebab
Doner kebab dipercaya muncul pertama kali muncul di Berlin tahun 1972 kreasi Kadir Nurman.
Ia membuka kios makanan yang menjual sate yang dipotong-potong dan dimasukkan pada roti pita.
Dari situlah lahirnya doner kebab dan sejak saat itu jadi bagian kuliner Berlin.
Penjual doner kebab sering buka 24 jam dan jadi penangkal lapar di malam hari.
Baca Juga: Jajanan Kaki Lima Khas Malaysia yang Wajib Dicicipi Saat di Kuala Lumpur, Murah dan Halal
4. Falafel dan Shawarma
Kuliner ini salah satu kuliner Timur Tengah lainnya yang sudah diadopsi sebagai kuliner Berlin.
Falafel sejenis perkedel dari kacang arab. Sementara shawarma ayam panggang yang disuwir-suwir.
Keduanya dihidangkan bersama aneka salad, sayuran panggang, atau kebab.
Biasanya penjual doner kebab juga menyediakan falafel dan shawarma.
Baca Juga: 6 Kuliner Khas Arab Saudi, yang Pastinya Lebih Otentik Jika Dimakan Langsung di Negara Tersebut
5. Splitterbrötchen
Ini kombinasi roll bun dan croissant. Bentuknya seperti croissant yang ditekuk jadi bulat.
Bagian luarnya kriuk dan dalamnya seempuk roti. Cita rasanya manis.
Orang Berlin menikmatinya dengan mengoleskan butter pada permukaan roti.
Artikel Terkait
Kuliner Populer Jepang dengan Isian Pasta Kacang Merah, Manis, Enak, dan Membuat Ketagihan
Kuliner Sumba yang Belum Sepopuler Keindahan Alamnya, Ada yang Tahan Berbulan-bulan Tanpa Pengawet
Rekomendasi Kuliner Gunungkidul, Dulu Dianggap Kuliner Ndeso, Sekarang Banyak Dicari Orang
Menjelajahi Kuliner Khas Vietnam, 10 Hidangan yang Wajib Dicicipi Saat Wisata ke Negeri Naga Biru
6 Kuliner Khas Bantul, Yakin Deh 1 Atau 2 Kuliner Ini Belum Pernah Anda Ketahui Sebelumnya