Kuliner Khas Gayo, Aceh Tengah, Kaya Akan Rempah dengan Rasa Rata-rata Asam Pedas

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 31 Juli 2024 | 11:30 WIB
Masam jing khas Gayo. (gallerygayo.com)
Masam jing khas Gayo. (gallerygayo.com)

Gutel, camilan khas Gayo. (cookpad/Sara Visrie via rri.co.id)

3. Gutel
Dulu gutel sering dibawa masyarakat Gayo untuk bekal saat ke hutan atau bepergian keluar kota.

Di masa penjajahan banyak pejuang membawa gutel untuk bekal karena mengenyangkan.

Gutel terbuat dari tepung beras, gula, kelapa dan air. Setelah itu dibungkus daun pandan.

Tekstur gutel kenyal, rasanya manis. Cocok dinikmati sambil menyeruput kopi Gayo.

Baca Juga: 7 Kuliner Khas Pati: Mulai dari Nasi Gandul yang Gurih sampai Sego Tewel yang Terkenal

4. Lepat
Seperti daerah Sumatra lain, Gayo juga punya lepat. Camilan dari tepung ketan diisi gula merah.

Keunikan lepat Gayo adalah kuat disimpan sampai berbulan-bulan, bahkan sampai setahun.

Agar tahan lama, lepat digantung di langit dapur tepat di atas tungku sehingga selalu terasapi.

Penjual lepat mudah ditemui pada bulan Ramadan. Kuliner ini sering dijadikan menu berbuka puasa.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Khas Kawasan Gunung Merapi, Penghangat Tubuh di Tengah Dinginnya Udara

5. Brahrum
Brahrum atau dikenal juga dengan sebutan boh rom-rom adalah kuliner manis dan kenyal.

Terbuat dari tepung ketan, dibentuk jadi bulatan dan bagian tengahnya diisi potongan gula aren.

Setelah itu direbus. Saat matang, penyajiannya dibaluri parutan kelapa.

Brahrum mirip klepon di Jawa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini