7 Jajanan Pasar khas Surabaya, Masih Mudah Ditemukan Karena Terjaga Kelestariannya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 7 Agustus 2024 | 11:30 WIB
Cakue paneleh dengan isian yang mencuat di bagian tengahnya. (timetodrool.blogspot.com)
Cakue paneleh dengan isian yang mencuat di bagian tengahnya. (timetodrool.blogspot.com)

Baca Juga: 6 Tempat Wisata yang Direkomendasikan di Kenjeran, Surabaya, Menikmati Keindahan Matahari Terbenam dan Kuliner Laut

3. Lentho
Lentho ini kuliner khas Jawa Timur yang banyak ditemukan di Surabaya.

Bentuknya mirip perkedel tapi terbuat dari singkong yang dicampur dengan kacang tolo.

Kadang diganti dengan kacang hijau.

Lentho bisa dicamil begitu saja. Bisa juga dengan lontong balapan atau soto ayam.

Baca Juga: 10 Museum Instagramable di Surabaya, Rekomendasi Wisata Edukasi Populer untuk Semua Kalangan

Klanting khas Surabaya. (yummy.co.id/Retno Adiesty)

4. Klanting
Klanting sangat mudah ditemukan di pasar tradisional di Surabaya.

Kuliner ini terbuat dari tepung jagung dan sering ditambahkan zat pewarna makanan.

Setelah itu diolah dengan bentuk lonjong.

Klanting disajikan dengan kuah gula merah dan parutan kelapa. Satu porsi tidak lebih dari Rp10.000.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Memesona di Bangkalan, Hanya Satu Jam dari Surabaya Bisa Menemukan Tempat Wisata yang Unik

5. Lemet
Lemet kadang disebut juga utri. Jajanan pasar ini terbuat dari singkong, gula jawa dan kelapa parut.

Setelah itu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

Dari luar bentuknya sepintas mirip naga sari tapi ukurannya lebih panjang.

Lemet rasanya manis dan teksturnya kenyal. Cocok dinikmati dengan kopi atau teh pahit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini