Gelorakan Semangat Kemerdekaan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Saksi Bisu Hari Istimewa Bangsa Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 07:00 WIB
Museum Perumusan Naskah Proklamasi  (goodnewsfromindonesia.com)
Museum Perumusan Naskah Proklamasi (goodnewsfromindonesia.com)

Sebelum dikuasai Jepang, bangunan ini sempat menjadi kantor British Consul General selama Perang Pasifik.

Setelah sempat berganti-ganti fungsi, gedung resmi menjadi museum pada 24 November 1992.

Baca Juga: 5 Fakta Gedung Joang 45 yang Terus Berganti Nama dan Fungsi, Pernah Menjadi Markas Pemuda yang Menculik Soekarno-Hatta

Ruang pertama di Museum Perumusan Naskah Proklamasi yang menggambarkan suasana saat Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Subarjo merumuskan isi naskah proklamasi. (uzone.id via telkom.co.id)

Terbagi atas 4 ruangan
Isi dari museum ditujukan untuk memberikan gambaran detail proses perumusan naskah proklamasi.

Di sini ada diorama yang menggambarkannya.

Semua posisi furniture pun diatur seasli mungkin seperti di tahun 1945.

Baca Juga: Ide Lomba 17 Agustus Anti-Mainstream, Meriahkan HUT ke-79 RI dengan Cara yang Kreatif

Museum terbagi dalam empat ruangan dengan temanya masing-masing.

Ruangan paling penting di Museum Perumusan Naskah Proklamasi adalah ruang pertama.

Di sini tiga orang tokoh utama, yaitu Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Subarjo mempersiapan perumusan naskah.

Baca Juga: Barikan sampai Karapan Kambing, Ini 11 Tradisi Unik Perayaan 17 Agustus di Indonesia

Mereka berkumpul di ruang tamu yang sekaligus berfungsi sebagai kantor Maeda.

Di ruangan pertama ini juga ada penggambaran yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia.

Seperti pembentukan PPKI, BUPKI, bom atom Hiroshima - Nagasaki dan banyak lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: munasprok.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini