Setelah dibungkus daun pisang baru dikukus.
Baca Juga: Eksplorasi Wisata Bali: 6 Olahraga Air Paling Menantang yang Wajib Kamu Coba!
Labu sengaja diiris tipis sehingga aromanya tajam dan ketika digigit terasa labunya.
Sayangnya sumping waluh cepat busuk dan sulit disimpan lebih dari satu hari.
Orang harus langsung mengonsumsi sumping waluh begitu selesai dibuat.
3. Jaja bendu
Jaja bendu camilan khas daerah Jembrana tetapi sekarang mudah ditemukan di pasar tradisional di Bali.
Camilan yang juga sering disebut unti ini terbuat dari tepung ketan dicampur kelapa muda dan gula merah.
Setelah itu dipanggang atau disanggarai.
Jaja bedu dihidangkan dengan cara dilipat dua atau digulung.
Baca Juga: Eksplorasi Ujung Barat Pulau Bali, 5 Destinasi Wisata di Jembrana yang Wajib Dijelajahi
4. Orog-orog
Orog-orog tidak berbeda dengan tiwul-nya orang Jawa.
Terbuat dari singkong rebus yang disiram dengan gula merah dan parutan kelapa.
Rasa orog-orog lebih manis dibandingkan tiwul.
Artikel Terkait
3 Jajanan Khas Makassar yang Bikin Ketagihan
Pasar Sawahan Semarang, Menikmati Jajanan Pasar di Tengah Hamparan Sawah
6 Camilan dan Jajanan Zaman Dulu yang Masih Bisa Ditemukan Pasar Legi, Kotagede
Jajanan Asli Betawi yang Lezat Tetapi Semakin Langka di Jakarta, Carinya Kadang Kudu Masuk ke Kampung-kampung
Yuk Cari Jajanan Tradisional Khas Yogyakarta yang Tak Lekang Oleh Waktu dan Masih Terus Diburu
7 Jajanan Pasar khas Surabaya, Masih Mudah Ditemukan Karena Terjaga Kelestariannya