Tidak Cuma Sate Lilit, Ini Beragam Sate yang Berasal dari Bali

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 24 November 2024 | 12:20 WIB
Sate plecing agak sulit ditemukan di daerah lain, selain di Singaraja. (ptsuparmatbk.com)
Sate plecing agak sulit ditemukan di daerah lain, selain di Singaraja. (ptsuparmatbk.com)

3. Sate kables
Sate kables merupakan sate khas masyarakat Bangli dan Gianyar.

Di Bangli kadang disebut juga dengan sate kebek. Sate ini terbuat dari ikan tuna.

Sepintas bentuknya mirip sate lilit, bedanya alih-alih batang serai, sate kables menggunakan batang bambu.

Keunikan lainnya, sate kables tidak hanya bisa dibakar tapi juga dikukus.

Baca Juga: Dinobatkan sebagai Desa Paling Bersih di Dunia, Inilah Desa Penglipuran Bali yang Wajib Dikunjungi

Sate kakul menggunakan siput sawah yang sekarang makin sulit ditemukan. (goodindonesianfood.com via kooliner.com)

4. Sate kakul
Sate yang berasal dari Ubud ini menggunakan bahan yang unik yaitu dari siput sawah.

Dulu hewan kecil ini mudah ditemukan di area persawahan Ubud. Cukup mencarinya di sawah dekat rumah.

Sayangnya sekarang cukup sulit menemukan siput sawah sehingga sate kakul pun jarang ditemukan.

Sate kakul diolah dengan rasa pedas gurih. Sejumlah orang percaya sate ini baik untuk penderita asma.

Baca Juga: Air Terjun Tegenungan, Permata Tersembunyi di Gianyar yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan Bali

5. Sate plecing
Dinamakan demikian karena bumbunya sate yang berasal dari Singaraja menggunakan bumbu plecing.

Yakni, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, gula pasir, teras, garam, tomat dan jeruk limau.

Cita rasanya manis, asam, dan pedas.

Sate plecing bisa dari daging sapi, babi atau ayam. Sate ini agak sulit ditemukan di daerah lain, selain di Singaraja.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini