Bubur candil terbuat dari tepung ketan yang dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
Setelah itu candil dicampur dengan santan dan gula merah yang kental. Rasanya manis dan gurih.
Bubur candil sangat mudah ditemukan di pasar tradisional, terutama di Yogyakarta dan Solo.
Baca Juga: 5 Jenis Soto Khas Jawa Tengah yang Kurang Dikenal Luas Tapi Tidak Kurang-kurang Jumlah Peminatnya
3. Bubur Lemu
Bubur dengan cita rasa gurih ini berasal dari Solo.
Bubur lemu jadi perlambang makanan yang tidak mengkotak-kotakan status sosial karena bisa dimakan siapa saja.
Bubur terbuat dari campuran beras, santan dan beragam bumbu rempah.
Setelah itu, disiram sayuran berkuah santan, seperti opor ayam atau pindang telur.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Desa Wisata Terbaik di Jawa Tengah yang Masuk 75 Besar ADWI 2023
4. Bubur sumsum
Bubur manis lainnya yang juga mudah ditemukan di pasar tradisional di Jawa Tengah adalah bubur sumsum.
Bubur sumsum terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan santan, garam, dan daun pandan.
Bubur sumsum memiliki dua warna yaitu warna putih dan warna merah.
Warna merah didapat dengan cara mencampurkannya dengan gula merah cair.
5. Bubur lodeh
Bila sayur lodeh dinikmati dengan nasi panas, maka bubur lodeh kombinasi bubur dengan sayur lodeh.
Hidangan khas Bantul dan Kendal ini banyak dijual di bulan Ramadan sebagai hidangan berbuka puasa.
Bubur diciptakan di masa penjajahan Jepang, saat masyarakat harus membuat bubur untuk pengganti nasi.
Artikel Terkait
Yuk Sarapan Bubur Sambil Cari Tahu Berbagai Variasi Bubur Dari Seluruh Indonesia
Jadi Menu Favorit Ketika Sarapan, Bubur Ayam Sudah Ada Jauh Sebelum Masehi, Simak Sejarahnya
Sajian Bubur Manis Khas Indonesia, Semangkuk Saja Cukup untuk Sempurnakan Hari Santai di Akhir Pekan
Mengenal 5 Jenis Bubur Khas Nusantara yang Paling Populer dengan Rasa Gurih hingga Manis
Beragam Jenis Bubur dari Sumatra, dari yang Manis sampai yang Gurih Semuanya Lezat