Kabar BUMN - Sebagai perayaan tahunan penting, Imlek dirayakan warga Tionghoa bersama seluruh anggota keluarga.
Perayaan dunia ini tentu saja tidak lepas dari penyajian makanan lezat khas Imlek.
Uniknya, kalau dulu hanya disajikan saat Imlek, sudah lama kuliner ini menjadi jajanan pasar di Indonesia.
Ini karena banyak orang, di luar masyarakat Tionghoa, yang menyukai kuliner khas Imlek tersebut.
Baca Juga: 32 Tahun Sempat Dilarang, Begini Sejarah Perayaan Imlek Sampai Akhirnya Jadi Hari Libur Nasional
1. Kue ku
Kue ini dikenal juga dengan nama kue kura-kura merah.
Dalam bahasa Mandarin dikenal dengan nama ang ku koe, kue ku berwarna merah dengan tampilan bak cangkang kura-kura.
Kue wajib di setiap perayaan Imlek ini melambangkan keberuntungan, panjang umur dan kemakmuran.
Kue ini tidak hanya populer di Indonesia tapi juga di Singapura dan Malaysia.
Ukurannya di Indonesia terbilang kecil dibandingkan yang disajikan di Malaysia dan Singapura.
Bila di Indonesia isinya kebanyakan kacang hijau, di negara asalnya diisi kacang tanah.
Di Singapura lebih beragam lagi, isinya bisa durian, jelly, atau pun custard.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek 2025: Perayaan Penuh Makna di Shio Ular Kayu, Apa Artinya?
Artikel Terkait
6 Kawasan Pecinan di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Imlek 2025
Ragam Kuliner Khas Imlek dan Makna Filosofis di Baliknya
Inspirasi Hadiah Imlek untuk Rekan Kerja: Praktis, Elegan, dan Bermakna
Fakta Menarik Barongsai yang Selalu Hadir Meramaikan Perayaan Imlek
Nikmati Liburan Imlek Penuh Warna di Kawasan Pasar Gede, Solo
Thailand, Destinasi Populer untuk Liburan Imlek 2025