4 Kuliner yang Mudah Ditemukan di Daerah Guci, Tegal, Panas dan Menghangatkan Khas Dataran Tinggi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Februari 2025 | 11:30 WIB
Sate kelinci di daerah Guci, Tegal, juga dijajakan pedagang keliling menggunakan pikulan. (kliktimes.com)
Sate kelinci di daerah Guci, Tegal, juga dijajakan pedagang keliling menggunakan pikulan. (kliktimes.com)

Rujak teplak khas Guci tidak dibuat dari buah-buahan tapi sayur-sayuran dengan pelengkap kerupuk mie. (ksmtour.com)

3. Rujak Teplak
Bukan buah-buahan, rujak teplak beragam sayuran, seperti kangkung, daun ketela, pare, toge, kubis.

Semuanya direbus sampai matang. Setelah itu dibumbui dengan bahan utama singkong atau ubi.

Singkong atau ubi itu direbus lalu dibumbui gula merah, cabe merah, terasi, asam jawa, dan garam.

Untuk menyajikannya menggunakan daun pisang. Seporsi harganya tidak lebih dari Rp5.000.

Baca Juga: Guci Forest, Pemandian Air Panas di Tegal yang Tawarkan Suasana Seperti di Negeri Dongeng

Pecel lontong (Cookpad/@IzzaHan)

4. Pecel lontong
Pecel di daerah Guci khas Slawi. Bumbunya kacang tanah, cabai, asem jawa, dan terasi.

Sementara untuk isiannya dari daun criwis, selada air, daun lobak pare, kecipir.

Masih ditambahkan kacang panjang, timun, daun pokcay, kangkung dan kol.

Dimakannya bisa dengan lontong atau nasi. Satu porsi rata-rata Rp12.000.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini