Bedanya, topping pelote dari petai sehingga menghasilkan rasa gurih dan tentu sedikit beraroma.
Variasi lainnya juga ada, seperti peyek cabai rawit, jengkol, kacang tanah, ikan asin, dan rebon.
Pelote dan jenis peyek yang lain dijual dalam model kiloan. Harga per kilonya sekitar Rp60.000.
Baca Juga: Dukung Infrastruktur Perairan di Purworejo, WSBP Bangun Batching Plant Strategis
4. Clorot
Ini camilan terkenal di Jawa Tengah tetapi aslinya dari purworejo.
Camilan ini bentuknya unik karena seperti corong yang dibungkus oleh daun kelapa muda.
Clorot terbuat dari tepung beras, gula jawa dan tepung kanji.
Teksturnya kenyal sedikit mirip dodol, dan rasanya sangat manis.
Baca Juga: Menemukan Keindahan Pantai Keburuhan Purworejo, Tempat Relaksasi Sempurna
5. Bolen pia
Bolen pia kuliner kekinian hasil kombinasi antara kue bolen dan bakpia. Jadilah namanya bolen pia.
Bolen pia secara isi mirip dengan bakpia tapi kulit luarnya mirip dengan bolen (pisang).
Ketika digigit kulitnya tipis dan manis seperti pastri tapi isiannya tebal seperti bakpia.
Rasanya beragam mulai dari cokelat, pisang, keju atau cokelat pisang. Dijual dalam kemasan kotak.***
Artikel Terkait
Ragam Sajian Kopi Khas Aceh, Peminatnya Masih Banyak di Tengah Gempuran Kopi Kekinian
5 Jenis Sambal Khas Jawa Barat, Dimakan dengan Nasi Hangat dan Lalap pun Sudah Lezat
Akulturasi Budaya dan Masakan di Kuliner Khas Cina Benteng yang Mulai Langka Keberadaannya
Ragam Kuliner Pasuruan, Didominasi Kuliner dari Ikan dan Bumbu Petis Khas Jawa Timur
4 Ragam Kuliner Nasi Khas Banyuwangi, Keunikannya Terdapat di Sambal atau Cara Olahnya
4 Kuliner yang Mudah Ditemukan di Daerah Guci, Tegal, Panas dan Menghangatkan Khas Dataran Tinggi