Baca Juga: Bukan Teh Manis, 4 Minuman Ini Lebih Menyegarkan dan Menyehatkan untuk Berbuka Puasa
3. Pilih jenis gorengannya
Ada beragam jenis goreng, seperti pisang goreng, ubi, combro, bakwan, tempe, dan banyak lagi.
Sebaiknya cari yang tidak mengandung banyak tepung terigu.
Karena terigu sendiri sudah mengandung kalori yang tinggi.
Lebih baik memilih pisang goreng, tempe goreng, dan ubi dibandingkan bakwan dan cireng.
Baca Juga: 5 Minuman Hangat yang Pas untuk Buka Puasa di Musim Hujan
4. Minyak yang tidak dipakai berulang
Untuk mendapatkan gorengan yang sehat sebaiknya gunakan minyak yang tidak dipakai berulang.
Ini tentu agak sulit mendeteksinya bila membeli di pedagang kaki lima, tetapi bisa dilakukan.
Saat ingin membeli gorengan, perhatikan minyak si pedagang berwarna kuning bening atau tidak.
Kalau sudah berwarna cokelat bahkan hitam, sebaiknya dihindari karena ini artinya sudah dipakai berulang kali.
Baca Juga: 10 Ide Takjil Lezat untuk Buka Puasa di Ramadan 2025
5. Buat sendiri
Bila punya waktu luang dan ingin yang lebih sehat, sebaiknya buat saja gorengan sendiri.
Bisa diatur jenis minyak yang dipakai, jenis gorengan, sampai cara menggorengnya.
Daripada minyak sawit, gunakan minyak kelapa yang lebih sehat. Kalorinya pun lebih rendah.
Baca Juga: Fakta Menarik Kurma dan Satu Alasannya Ini Menjadi Pilihan Menu Berbuka Puasa Banyak Orang
Saat menggoreng usahakan tidak lebih dari tiga kali minyaknya dipakai ulang.
Artikel Terkait
Aneka Olahan Pisang Goreng dari Seluruh Indonesia, Rasa Tradisional yang Tak Lekang Oleh Waktu
Gerai Ayam Goreng Tepung Korea atau Korean Chicken di Jakarta, Ada yang Sering Muncul di Drakor
6 Jenis Twigim, Goreng-gorengan Khas Korea Selatan yang Bahan Utamanya Belum Tentu Pernah Kita Bayangkan
4 Tempat Makan Ayam Goreng Lokal dan Legendaris di Jakarta, Rasanya Indonesia Banget!