Tujuan penggunaan kunyit dimaksudkan agar kuah opor tidak berbau amis.
Tetapi kemudian, ada variasi lain, yaitu opor dengan kuah kuning atau kuah putih.
Baca Juga: Ciptakan Foto Idul Fitri yang Sempurna, Ini Aplikasi Memperindah Foto yang Direkomendasikan
Pada masa itu juga daging yang digunakan masih daging sapi, domba atau bebek. Sedikit mirip kari.
Karena daging tersebut mahal dan sulit didapat, masyarakat Jawa menggantinya dengan daging ayam.
Opor ayam lebih murah dan murah didapat.
Baca Juga: 10 Twibbon Bertema Idul Fitri 2025, Pilih Desain Bingkai Foto Sesuai dengan Selera
3. Pengaruh dari lontong cap gomeh
Perubahan daging yang digunakan di opor ternyata dipengaruhi lontong cap gomeh juga.
Kuliner dari Tiongkok ini menggunakan daging ayam, sehingga masakannya tidak terlalu amis.
Walhasil, tidak perlu lagi ditambahkan kunyit, hingga akhirnya kuah opor pun menjadi kuah putih.
Baca Juga: Hindari Masakan Bersantan untuk Makan Ketupat di Idulfitri, Ini Alternatif Lauk yang Cocok
Ini juga sedikit mirip dengan tekstur dari kuah lontong cap gomeh.
Bila lontong cap gomeh menggunakan lontong, opor ayam dimakan dengan ketupat.
Beberapa orang pun sering menggunakan lontong untuk dicampurkan pada opor ayam.
Artikel Terkait
5 Makanan Pendamping Opor Ayam yang Cocok Disajikan Sebagai Menu Open House
Resep Opor Ayam Lezat, Sajian Spesial untuk Lebaran
Hidangan Utama yang Umumnya Disajikan di Hari Raya Lebaran, Opor Ayam Jangan Ketinggalan!
Resep Sambal Goreng Ati, Sajian Khas Lebaran yang Jadi Pendamping Opor Ayam