Di Masjid Istiqlal, ia bertemu para pemuka lintas agama, sementara di Katedral Jakarta, Paus berdialog dengan uskup, imam, diakon, serta umat Katolik lainnya.
Baca Juga: Peringati Hari Bumi 2025, Telkom Perkuat Komitmen Energi Terbarukan Lewat Inisiatif Hijau
4. Pertemuan Hangat di Grha Pemuda
Di kompleks Gereja Katedral, Paus Fransiskus juga menyempatkan diri berkunjung ke Grha Pemuda.
Di tempat yang bersejarah bagi pergerakan pemuda Indonesia ini, Paus berdialog dengan komunitas pemuda dan kelompok difabel dalam program yang diinisiasi oleh Scholas Occurrentes—sebuah gerakan yang pernah digagasnya saat menjadi Uskup di Argentina.
Baca Juga: Waskita Karya Percepat Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Mobilitas dan Target Nol Emisi
5. Audiensi Khusus di Nunsiatur Apostolik
Kunjungan pribadi Paus Fransiskus ke Nunsiatur Apostolik di Jakarta mempertemukannya dengan Serikat Jesus Indonesia.
Pertemuan ini berlangsung cukup lama dan bersifat pribadi, mengingat Paus sendiri adalah seorang Jesuit yang pernah ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1969.
Baca Juga: Menikmati Sunset di Gunungkidul, Rekomendasi 5 Pantai Cantik yang Bikin Enggan Pulang
6. Istana Negara dan Pertemuan Kenegaraan
Kunjungan resmi kenegaraan juga menjadi agenda penting. Pada 4 September 2024, Paus Fransiskus diterima di Istana Merdeka dan Istana Negara.
Di sana, ia bertemu Presiden RI dan korps diplomatik yang mewakili negara-negara sahabat.
Baca Juga: Sinergi Elnusa, PMI, dan IHC: Donor 101 Labu Darah Serta Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
7. Dialog Sosial di Kantor KWI
Artikel Terkait
Gereja-Gereja dengan Bangunan Unik di Indonesia, Cocok untuk Dikunjungi Sekalian Wisata Rohani
Gereja Notre Dame Paris Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Ditutup. Ini Fakta-fakta Dibaliknya
4 Kembaran Gereja Notre Dame Paris yang Masih Berada di Prancis Juga
Perbauran Budaya Hindu, Buddha, Jawa, dan Eropa di Candi Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, Yogyakarta
4 Gereja Tua dan Unik di Pulau Jawa yang Semuanya Dibangun di Masa Penjajahan