Rasa Manis Legit Camilan Khas Palembang Kombinasi Pengaruh Belanda dan Tionghoa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 5 Mei 2025 | 08:30 WIB
Dinamakan bolu kojo karena dulu saat dipanggang menggunakan loyang berbentuk bunga kamboja atau kojo dalam bahasa Palembang. (kompasiana.com)
Dinamakan bolu kojo karena dulu saat dipanggang menggunakan loyang berbentuk bunga kamboja atau kojo dalam bahasa Palembang. (kompasiana.com)

2. Kue lapan jam
Kue lapan jam tampilannya sedikit mirip dengan lapis legit.

Dinamakan kue lapan jam karena proses pembuatannya sekitar delapan jam.

Selain itu namanya didasari filosofi tentang kesabaran.

Baca Juga: 7 Jenis Pempek Palembang yang Bikin Ketagihan

Bahwa dengan waktu 24 jam diharapkan orang mampu membagi waktu setiap 8 jam menjadi tiga.

Yaitu 8 jam istirahat, 8 jam bekerja, dan 8 jam ibadah.

Kue lapan jam bisa ditemukan di toko oleh-oleh di Palembang.

Baca Juga: Selain Pempek, Ini Kuliner Palembang yang Wajib Dicoba, Bahannya Didominasi Ikan

3. Lempok Durian
Lempok durian, dikenal juga dengan dodol durian, merupakan camilan favorit orang Palembang.

Lempok durian terbuat dari durian dan gula yang dimasak berjam-jam sampai mengental dan lengket.

Cara memasaknya pun masih mempertahankan cara tradisional, yaitu dengan kayu bakar.

Dengan cara ini menghasilkan lempok durian dengan rasa yang unik.

Baca Juga: Tak Hanya Pempek, Ini Deretan Jajanan Tradisional Palembang yang Enak

Kue lumpang terbuat dari tepung beras, saat dikukus adonannya membentuk lubang pada bagian tengah. (cookpad.com/Lin_Fangfei)

4. Kue Lumpang
Kue basah dari tepung beras ini saat dikukus membentuk lubang pada bagian tengahnya.

Lubang ini bentuknya mirip lumpang atau wadah menumbuk padi karenanya dinamai kue lumpang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini