Dulu Hanya Dikonsumsi Masyarakat Kalangan Bawah, Karena Menyehatkan Sekarang Banyak Orang Menyukainya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Mei 2025 | 08:30 WIB
Tiwul goreng ini bisa menjadi pengganti nasi goreng tapi lebih menyehatkan. (Facebook/@Ariess Kuliner)
Tiwul goreng ini bisa menjadi pengganti nasi goreng tapi lebih menyehatkan. (Facebook/@Ariess Kuliner)

Konsumennya pun masyarakat menengah bawah. Salah satu menunya nasi goreng resek ini.

Menu ini menggunakan kuah kaldu ayam, ditambahkan nasi, suwiran ayam, dan bawang goreng.

Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia

3. Ikan Asin
Ikan asin jadi pilihan masyarakat yang dulu tidak mampu menyediakan ikan segar tiap hari.

Akhirnya mereka mencari cara dengan mengasinkan ikan-ikan berukuran kecil.

Selain mudah dan murah, ikan yang diawetkan dengan garam ini lebih bertahan lama.

Saat ini ikan asin sudah naik kelas dan jadi bahan makanan yang sering tersedia dimana-mana.

Baca Juga: PMUK PT Timah Tbk Sukses Tingkatkan Usaha Mitra Binaan Hingga Bisa Produksi Ikan Asin Ratusan Kilo Perhari

Makanan khas kota Solo, Sate Kere (Jennaira)

4. Sate kere
Dalam bahasa Jawa, kere artinya miskin.

Awalnya dibuat masyarakat yang ingin makan sate, tapi tidak bisa membeli daging sapi.

Untuk penggantinya, digunakan tempe gembus yang diungkep dan dicampur dengan jeroan.

Sate kere dinikmati dengan lontong dan bumbu kacang.

Baca Juga: Rekomendasi Sate Kere Terenak di Solo, Dua Diantaranya Favorit Presiden Jokowi

5. Wedang uwuh
Wedang uwuh terbuat dari campuran kayu manis, daun pala, sereh, jahe dan beragam rempah lain.

Rasanya pedas, manis, dengan aroma manis.

Dulunya minuman ini memanfaatkan beragam rempah seadanya, sehingga bertumpuk mirip sampah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini