Daging ini sering digunakan secara bergantian pada menu seperti kebab, kabsa, mandi, dan lainnya.
Untuk bumbunya pun mirip dengan olahan domba, seperti kayu manis, daun salam, cengkeh, kapulaga dan cabai.
Meskipun unta punya banyak daging, tapi tidak semua bagiannya suka dimakan karena teksturnya yang keras.
Baca Juga: Inspirasi Olahan Daging Kurban, Bisa Dibuat Jadi Apa Saja Ya?
Beberapa bagian tubuh unta yang jadi favorit adalah bagian bahu dan kaki.
Biasanya bagian ini akan dimasak model slow-cooked untuk jadi semur atau daging panggang.
Sementara punuk unta dianggap sebagai bagian paling mahal dan penting.
Daging bagian ini diolah menjadi kuliner yang hanya disiapkan pada acara-acara khusus di Arab Saudi.
Baca Juga: Panduan Lengkap Memilih Masakan Sesuai Bagian Daging Kurban, Biar Nggak Salah Olah!
Burger unta
Di Arab Saudi cukup mudah menemukan kuliner daging unta. Salah satu yang populer hashi kabsah.
Ini menu nasi campur yang menggunakan potongan daging unta.
Hashi kabsah dihidangkan dalam piring besar dan orang akan berbagi satu piring bersama-sama.
Baca Juga: Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot, Cukup Lakukan Langkah Ini!
Selain menu tradisional, masyarakat Arab Saudi juga mengolah unta menjadi kuliner kekinian.
Seperti burger unta, pizza dengan potongan daging unta, sampai carbonara unta.
Artikel Terkait
Panduan Lengkap Sholat Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Menelusuri Misteri Bukit Fatukopa: Tempat Sakral dengan Bentuk Mirip Perahu di NTT
Mengenal Dua Jalur Haji Non-Kuota: Perbedaan Visa Mujamalah dan Furoda
Girpasang, Objek Wisata di Klaten yang Tawarkan Panorama Ala Swiss
Tips Berwisata dengan Penyandang Difabel, Pastikan Setiap Orang Alami Kebahagiaan Liburan, Bahkan di Alam Terbuka
Oleh-oleh Khas Gunungkidul, yang Tradisional Pasti Berbeda dengan Oleh-oleh dari Daerah Lain