Pertama kali jeroan dimasak dan dikonsumsi untuk menambah energi.
Sekitar 1920-an, sebuah restoran yakiniku membakar jeroan untuk dijadikan salah satu hidangan menu.
Ternyata beberapa pelanggan menyukainya. Dari satu restoran akhirnya diikuti restoran lainnya.
Baca Juga: 4 Toko Membeli Oleh-oleh Murah di Jepang, Punya Banyak Cabang di Setiap Kota
Menu populer izakaya
Ada beragam jenis horumon, yaitu hati, jantung, ampela ayam, usus besar sapi, usus kecil sapi, torpedo, dan babat.
Horumon paling populer dinikmati dengan cara dibakar atau diyakiniku.
Metodenya, jeroan dimarinasi, setelah itu dibakar. Bisa dibakar penjual atau pembelinya langsung.
Baca Juga: Jelajah Kota-kota di Jepang Lebih Mudah dengan Fasilitas Coin Locker yang Tersedia di Mana-mana
Horumon bukan jenis kuliner yang tersedia di semua tempat makan. Hanya di izakaya atau restoran yakiniku.
Ada pula restoran yang mengkhususkan pada menu horumon, yang diposisikan untuk camilan.
Horumon paling sering dinikmati dengan bir atau minuman dingin dengan cita rasa asam.
Kini horumon juga ditambahkan ke menu lain, seperti hot pot, mie goreng, itame (sejenis tumisan), udon dan banyak lagi.***
Artikel Terkait
Langkah Mudah Mengurangi Potensi Sampah di Laut Saat Sedang Liburan di Pantai
Tak Lagi Asri dan Indah, Pantai Tercantik di Dunia Ini Sekarang Dipenuhi Sampah
Sebelum Meluncur ke Danau Toba, Baca Dulu Tips Penting Ini!
Ragam Olahan Mie dari Kalimantan, Paling Terkenal Bakmi Singkawang, Paling Unik Bakmi Bancir
Hujan Mengguyur, Begini Cara Menyetir dengan Aman Tanpa Nekat Gas Pol
Sebuah Gerbang di Tengah Laut, Pantai Ini Menyimpan Daya Tarik Tak Terduga