Kabar BUMN - Ayam geprek memang jadi salah satu makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan pedas menggugah selera.
Hidangan ini gampang ditemukan, harganya terjangkau, dan punya banyak pilihan level pedas yang bikin nagih.
Tapi kalau kamu terlalu sering makan ayam geprek, ada beberapa dampak negatif yang perlu kamu waspadai.
Baca Juga: 5 Bandara Terkecil di Indonesia, Ada yang Hanya Menampung 40 Orang Saja
Kandungan Minyak yang Tinggi Bisa Ganggu Kesehatan
Ayam geprek biasanya digoreng dalam minyak panas hingga garing sebelum dihancurkan bersama sambal. Proses penggorengan ini membuat kandungan lemak jenuh dalam makanan meningkat drastis.
Kalau dikonsumsi terlalu sering, bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi, obesitas, hingga gangguan jantung dalam jangka panjang.
Baca Juga: Pengguna BRImo Tumbuh 21,2 Persen Capai 42,7 Juta User
Sambal Pedas Berlebihan Bisa Ganggu Lambung
Sensasi pedas dari sambal ayam geprek memang menggoda, tapi kamu harus tahu batasnya. Konsumsi cabai berlebihan bisa menyebabkan iritasi lambung, maag, hingga memperparah masalah pencernaan lainnya.
Apalagi kalau kamu punya riwayat asam lambung, makan ayam geprek pedas tiap hari bisa jadi mimpi buruk.
Kandungan Garam yang Tinggi Berisiko Tekanan Darah Naik
Ayam geprek biasanya dibumbui dengan garam, penyedap, dan sambal yang asin. Kalau kamu terlalu sering mengonsumsinya, asupan natrium akan berlebihan dan bisa memicu tekanan darah tinggi.
Artikel Terkait
Resep Sambal Goreng Ati, Sajian Khas Lebaran yang Jadi Pendamping Opor Ayam
Lebih dari Hidangan Wajib, Ini Fakta dan Sejarah Penyajian Opor Ayam di Hari Raya Idul Fitri
5 Jenis Kuliner Ayam Khas Korea, Bisa Jadi Pilihan Jika Bosan dengan Olahan yang Itu-itu Saja
Franchise Korean Fried Chicken di Indonesia, Hadirkan Menu yang Berbeda dari Ayam Goreng ala Barat
5 Kuliner Pedas Khas Lombok, Ayam Taliwang Masih Kalah Pedas dari Lainnya