Inilah Sourdough, Roti Sehat yang Rendah Kalori dan Bebas Glutten

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 14 Mei 2023 | 19:30 WIB
Roti sourdough yang bahan bakunya menggunakan rye (tepung gandum hitam) sangat baik bagi penderita diabetes atau mereka  yang memiliki kadar gula darah tinggi.  (Dima Valkov/Pexels)
Roti sourdough yang bahan bakunya menggunakan rye (tepung gandum hitam) sangat baik bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi. (Dima Valkov/Pexels)

Kabar BUMN - Semakin banyak orang Indonesia yang menyadari pentingnya makanan sehat. Mereka kini tahu makanan berkalori tinggi dan berkarbohidrat tinggi sering menjadi masalah. Karena selain tidak baik untuk kesehatan, juga bisa membuat berat badan cepat naik.

Sementara itu, selain nasi putih, roti adalah sumber karbohidrat yang banyak jadi pilihan orang Indonesia. Sayang saja roti memiliki karbohidrat yang tinggi, mirip nasi.

Bagi mereka yang sedang diet, roti kini jadi salah satu makanan yang dihindari. Mereka mulai beralih pada roti sourdough. Roti jenis ini terbilang rendah kalori dan bebas glutten.

Baca Juga: Gentle Remind: Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari, Salah Satunya Bisa Menurunkan Berat Badan

Roti sourdough bisa dinikmati seperti layaknya menikmati roti tawar. Dimakan begitu saja dengan mentega, butter, atau selai. Bisa juga dibakar atau dibuat sandwich.

Roti sourdough bisa tahan selama 3-5 hari tanpa disimpan di lemari es. Roti ini bisa tahan selama 3 bulan bila disimpan dalam freezer. Tentunya, rasa dan kesegarannya akan berbeda dengan saat roti masih berumur tiga hari.

Sebelum membeli roti sourdough kenali lebih dalam jenis roti ini.

Baca Juga: Perlukah Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Agar Sehat?

Tidak menggunakan ragi komersial
Roti sourdough adalah jenis roti tidak menggunakan ragi komersial untuk mengembangkan rotinya. Pembuatnya menggunakan apa yang dinamakan dengan 'starter', yaitu mencampurkan terigu, garam, dan air.

Starter kemudian disimpan dalam wadah dan dibiarkan beberapa hari sampai tumbuh bakteri secara alami.

Ketika bakteri sudah muncul, maka otomatis adonan tersebut akan mengembang. Setelah starter mengembang, barulah adonan diolah dan dipanggang sampai menjadi roti sourdough.

Baca Juga: Jajanan Legendaris di Solo, Mulai dari Selat Solo sampai Bakmi Jawa

Dengan cara pembuatannya yang berbeda dari roti pada umumnya membuat roti sourdough lebih sehat dari roti.

Roti sourdough tidak menggunakan ragi komersial. Ragi secara alami muncul karena adonan dibiarkan beberapa hari dalam stoples tertutup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini