Papeda mudah ditemukan di setiap rumah makan di Papua Barat, termasuk di Raja Ampat.
3. Cacing laut
Kuliner ini mudah ditemui di Kepulauan Ayau, Raja Ampat sebelah utara.
Cacing laut yang dikonsumsi jenis insonem. Ukuran sekitar 30 sentimeter. Teksturnya sedikit kenyal.
Cacing laut sering diolah dengan cara digoreng atau diasap dengan tempurung dan kayu bakar.
Cacing laut dipercaya mampu meningkatkan stamina dan keperkasaan pria.
Baca Juga: Menikmati Pesona Alam Pantai Lancing, Kepingan Surga di Lombok yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan
4. Bidara rica
Bidara atau kerang merah merupakan boga bahari yang mudah ditemukan di Raja Ampat.
Kerang ini punya rasa manis. Teksturnya sedikit kenyal tapi masih empuk.
Sebenarnya tanpa diberi bumbu atau hanya direbus dengan garam dan jahe saja sudah lezat.
Tetapi banyak juga dimasak dengan bumbu rica, dari cabai, bawang merah, jahe, garam dan tomat.
Baca Juga: Pulau Kecil Tengah Danau di Bandung Ini Punya Camping Ground Hits, Berani Coba?
5. Ikan bakar Manokwari
Sesuai namanya, ikan bakar ini berasal dari Manokwari, Papua Barat, tapi bisa ditemui juga di Raja Ampat.
Ikan yang digunakan umumnya ikan tongkol, bisa juga menggunakan kakap merah atau kakap putih.
Untuk bumbu bakarannya pakai bawang merah, cabai rawit, gula, dan garam yang dihancurkan kasar.***
Artikel Terkait
5 Kuliner Khas Kepulauan Anambas, Mie Tarempa dan Luti Gendang yang Paling Populer
Kuliner Banjarnegara, Jawa Tengah, Selain Dawet Ayu, Satu Lagi Sudah Cukup Populer Hingga ke Jakarta
Kuliner Indonesia yang Dimasak dalam Batang Bambu, Tradisi Memasak Warisan Nenek Moyang
Kuliner Kupang, Memaksimalkan Bahan Makanan Lokal yang Terbatas Keragamannya
4 Kuliner Indonesia dengan Bahan Dasar Sagu, Lain Daerah Tidak Terlalu Beda Sajiannya
Kuliner Khas Kuantan Singingi, Salah Satu yang Diburu Saat Menyaksikan Festival Pacu Jalur