Sudah berjualan sejak zaman Belanda, sekarang tempat ini dikelola generasi ketiga.
Nasi campur ini mirip nasi rames.
Baca Juga: Sehari Hidup Sehat di Cisadon, Bogor, Trekking dengan Bonus Udara Segar dan Panorama Indah
Terdiri atas nasi putih, telur, daging, tongkol, dendeng sapi, serundeng dan sambal.
Selain itu mereka juga menyediakan menu lain seperti rawon dan nasi campur ayam bakar.
Tersedia juga beberapa jajanan pasar dengan harga murah.
Baca Juga: Jangan Sering-sering! Ini Bahaya Konsumsi Pemanis Buatan untuk Kesehatan
3. Mie Kembang Jepun
Pecinta mie wajib mampir ke Mie Kembang Jepun. Lokasinya tentu saja di Kembang Jepun.
Tempat makan ini sudah berjualan sejak tahun 1960. Menu mie-nya non halal.
Beragam hidangan mie bisa ditemukan di sini.
Baca Juga: Ragam Kue Pia dari Pulau Jawa, Hasil alkuturasi Kuliner Tiongkok dengan Jawa
Jenis mie pun bisa dipilih. Mie kecil, besar, atau gepeng.
Pilihannya, mie pangsit ayam, mie ayam, lo mie, kan pan mie, mie jas hio, mie babi asin dan pangsit kuah.
Bisa juga menambahkan dengan topping rambak, udang, ayam, dan babi asin.
Baca Juga: Kamu Jarang Sarapan? Padahal Penting untuk Kesehatan Loh!
4. Depot Sari
Tempat makan ini sudah berdagang sejak tahun 1930 dan masih jadi favorit warga Surabaya.
Artikel Terkait
4 Kawasan Pecinan Terkenal di Seluruh Dunia, Tiap Lokasi Memiliki Keunikannya Masing-masing
Berkat Dukungan BRI, Pelaku UMKM di Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya Surabaya Semakin Berkembang
Kuliner Halal di Pecinan Surabaya, Sudah Terpercaya Jadi Jangan Ragukan Kelezatannya
6 Kawasan Pecinan di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Imlek 2025
4 Tempat Kuliner Terkenal di Pecinan Semarang yang Semakin Ramai di Masa Imlek
Sejarah Panjang Kawasan Glodok, Dari Asal Nama Hingga Latar Belakangnya Menjadi Pecinan