Gunakan font profesional seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman dengan ukuran yang mudah dibaca.
Baca Juga: Liburan Seru dan Hemat di Sanding Waterboom Bandung, Ada Apa Saja?
3. Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Sesuaikan isi CV dengan deskripsi pekerjaan.
ATS biasanya mencari kata kunci tertentu, misalnya “digital marketing”, “project management”, atau “data analysis” sesuai kebutuhan perusahaan.
Baca Juga: 5 Bubur Gurih di Pulau Jawa, Juga Simbol dan Makna Dibaliknya
4. Tulis Pengalaman dengan Detail
Jelaskan pencapaian secara terukur.
Misalnya, “meningkatkan penjualan 30% dalam enam bulan” lebih kuat dibanding “bertanggung jawab atas penjualan”.
Baca Juga: Pahami Jenis-jenis Barang yang Sering Sulit Lolos dari Pemeriksaan di Bandara
5. Hindari Singkatan Tidak Umum
ATS bisa gagal mengenali istilah singkatan.
Sebaiknya tuliskan lengkap terlebih dahulu, misalnya Search Engine Optimization (SEO).
Baca Juga: Pantai Sari Ringgung, Surga Wisata dengan Puncak Indah dan Masjid Terapung di Lampung
6. Gunakan Struktur yang Rapi
Artikel Terkait
5 Bubur Gurih di Pulau Jawa, Juga Simbol dan Makna Dibaliknya
4 Masyarakat Adat di Asia Tenggara yang Mempertahankan Gaya Hidup Nenek Moyangnya Hingga Kini
Liburan Seru dan Hemat di Sanding Waterboom Bandung, Ada Apa Saja?
Mood Lagi Jelek? Coba Atasi dengan Semangkuk Es Krim
Rileks dan Fokus Kembali, Sound Healing BorobudurĀ Bareng Singing Bowl Indonesia Hadir 4 Oktober 2025